Pemulihan Stroke Yang Harus Diketahui Keluarga Pasien

Pemulihan Stroke Yang Harus Diketahui Keluarga Pasien

Stroke merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan hanya bisa dipulihkan. Proses pemulihan stroke juga cenderung lama. Pemulihan stroke harus dilakukan sesegera mungkin setelah penyakit tersebut terkendali. Otak mulai merespons secara perlahan kerusakan yang terjadi  dan akan mengubah cara fungsinya untuk mengakomodasi kehilangan atau kematian bagian-bagian tubuh.

Pasien dan orang-orang di sekitarnya perlu memahami bahwa pemulihan stroke tidak berjalan cepat dan bahkan tidak bisa ditebak. Bagaimana otak memperbaiki dirinya sendiri masih menjadi misteri besar. Inilah yang menyebabkan prognosis setiap pasien berbeda. Dokter, perawat dan terapis hanya bisa menebak bagaimana pasien akan merespon proses pemulihan tersebut sesuai dengan tingkat keparahan stroke tersebut. Di sinilah pentingnya semangat dari keluarga pasien, teman, dan pasien itu sendiri agar bisa membuat proses pemulihan tersebut berjalan cepat.

Stroke sendiri memiliki dua jenis dan biasa dikenal banyak orang sebagai stroke ringan dan stroke berat, namun dalam bahasa medis, stroke ini dikenal dengan stroke iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik adalah penyumbatan pembuluh darah di otak, sedangkan stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah di otak.

Proses pemulihan stroke biasanya disebut dengan “two steps forward, one step back” karena ada masa di mana penyembuhan tersebut berjalan lancar dan ada kalanya proses penyembuhan tersebut berjalan lambat. Pada masa ini, keluarga dan teman pasien harus memberikan semangat terbaik agar pasien merasa nyaman.

Peran keluarga selama masa penyembuhan

Pasien stroke harus lebih dekat dengan keluarganya. Pasien stroke mungkin tidak mudah untuk mengenali anggota keluarganya atau bahkan mengingat perannya dalam keluarga tersebut, namun pasien stroke harus tetap berada di lingkungan keluarganya. Namun, anda mungkin akan sedikit merasa sedih sebab pasien stroke biasanya adalah kepala keluarga atau seseorang yang lebih tua. Anda harus memahami betul apa yang dibutuhkan oleh pasien stroke tersebut.

Pengaturan rumah

Dalam mencoba menyesuaikan dengan kebutuhan penderita stroke, perubahan dalam keluarga dan rumah mungkin terjadi. Anggota keluarga mungkin harus mementingkan keselamatan pasien stroke tersebut. Ini bukan keputusan yang mudah karena tidak hanya mempengaruhi pasien, tetapi juga anggota keluarga yang berada di dekatnya. Interaksi, fungsi, dan rutinitas keluarga akan berubah sebagai tanggapan terhadap pasien yang ada di sana. Akan ada lebih banyak tuntutan pada rumah tangga secara emosional, fisik, dan ekonomi.

Ketika memiliki pasien stroke di rumah, peran masing-masing anggota keluarga di rumah tersebut sedikit berubah. Pasien stroke mungkin tidak akan bisa lagi melakukan perannya yang sebelumnya. Keluarga harus mengatur ulang peran dari masing-masing keluarga agar keluarga tersebut tetap bisa berjalan sempurna.

Namun, tetap biarkan para pasien stroke menjalankan tugas yang bisa ia lakukan, misalnya jika seorang pasien stroke adalah ibu rumah tangga dan ia tak bisa lagi memasak, namun tetap bisa menemani anak-anaknya bermain, biarkan ia melakukan hal tersebut. Biarkan ia mengambil peran yang bisa ia lakukan.

Baca Juga: Cegah Kolesterol Jahat Menumpuk Di Pembuluh Darah Dengan Beberapa Cara Ini

Jaga rutinitas

Semua anggota keluarga memiliki kegiatan di luar rumah, namun ketika ada pasien stroke di sebuah rumah tangga, maka ritme kegiatan setiap anggota keluarga akan berubah. Keluarga tersebut harus menemukan ritme kegiatan yang sebelumnya dilakukan kembali.  Penting untuk tetap menjaga ritme kegiatan meskipun ada pasien stroke di rumah.

Ritme keluarga sehari-hari akan memungkinkan penderita stroke untuk merasa aman dan nyaman sambil menyesuaikan diri dengan perubahan fisik dan emosional yang mereka alami. Rutinitas juga memungkinkan keluarga untuk mengatasi perubahan pada orang yang mereka cintai. Dalam menjaga ritme keluarga untuk tetap berjalan, janji-janji yang dibuat oleh keluarga harus ditepati. Ini termasuk anggota keluarga yang terkena stroke. Misalnya, jika ada anggota keluarga yang berulang tahun dan selalu dirayakan di sebuah restoran dan semua orang harus pergi, maka itu harus tetap dilakukan.

Pemulihan pasien stroke memang bukan waktu yang sebentar. Proses pemulihan tersebut membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu, anda harus melakukan berbagai proses pemulihan yang tepat. Selain mengonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter dan fisioterapi, anda juga bisa menggunakan Dr Laser.

Medical therapy device ini mampu membantu tubuh untuk merangsang nitric oxide yang membantu melancarkan jumlah aliran darah menuju jaringan tubuh sehingga oksigen lebih banyak untuk sampai kepada otot yang dilatih. Jumlah oksigen yang cukup bisa membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan mempercepat proses pemulihan.

Dr Laser membantu meningkatkan kualitas darah sehingga mempercepat pemulihan pasien stroke.

Ketahui apa saja manfaat dan kegunaan Dr Laser lebih jauh lagi SELENGKAPNYA

Leave a comment

Send a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *